In Mind's Talk,

November, you hit me so hard.

Jari tengah saya pernah terkena plastik panas yang saya bakar secara sadar, keisengan anak SD di malam hari yang suka main api sungguhan. Hal pertama yang muncul dikepala saya adalah menyembunyikan kecerobohan saya, lelehan plastiknya mengendap sekian detik dikulit. Saya cari air, saya ingin menyembunyikan jari saya. Jarinya saya celupkan dalam gelas, tak ada gunanya. Saya menarik kembali jari saya dari gelas, lalu...

Continue Reading

In Makassar,

Menyapa Makassar dalam Sepucuk Surat Merah Muda

Beberapa bulan yang lalu saya mengunggah sebuah postingan di instagram. "Percakapan pagi ini...  T : Gimana yah perasaan masyarakat kota ini, yang lahir dan tumbuh disini. Menyaksikan secara perlahan tanah merayapi lautan. Bangunan berdiri kokoh satu persatu.  R : Reklamasi yang membentuk kota Ten, kan kita tahu daratan semakin sempit. Lagipula ekosistem disekitar sini juga sudah rusak. Yang penting,, jangan sampai jauh kesana...

Continue Reading

In Sajak,

Kembali gelap

Entah kita sedang berpura-pura lupa atau memang telah benar-benar lupa. Entah aku yang akan melangkah pergi atau memang tak pernah ada yang sejalan.  Perkara seperti ini,  masih saja menipu, melemahkan,  membutakan dan entah apa lagi selanjutnya.  Aku belajar,  tadinya seperti itu.  Belakangan sepertinya tak ada yg belajar.  Aku hanya hilang.  Dalam terang benderang,  menyilaukan sesaat.  Terlalu dini.  Terbuai.  Tak berarti.  Gelap.  Berarti.  Menyadarkan....

Continue Reading

In Sajak,

Dalam, memeluk gelap.

Jika dipanggil saat ini, Ingin bintang itu jadi teman terakhir Setiap malam selalu ada disana Kerlipnya diantara gelap Menyapa diam-diam Jika diberi kesempatan sekali lagi Masih saja menginginkan bintang itu Mengajari untuk tidak berpura-pura Menginginkan sesuatu berlebihan Belajar menyerahkan,  melepaskan. Jika bintang hilang, Gelap tak kan menyengsarakan. Kita telah berteman, Sedari bintang belajar menyapa lewat kerlip. Sudah sedekat itu hubungan dengan gelap.  ...

Continue Reading

In Makassar, Mind's Talk

Macet di Makassar : Peningkatan Kreatifitas dan Kontrol Emosi

saat clipart lebih lucu dari gambar asli (source) Kemarin saya naik gojek ke klinik yang berlokasi di jalan A.P. Pettarani. Saya dijemput gojek di kosan pukul 5 lewat 15 menit kalau ndak salah,. Dan eng-ing-eng, entah berdasarkan pertimbangan apa sampai pak gojek memilih jalur rappocini yang kendaraannya sudah mengular dimana-mana. Biasanya saya ke klinik lewat jl. pelita dan itu cuman makan waktu kurang...

Continue Reading